Saturday, March 23, 2013

Sleman Mendunia



Wah gan. Pertama kali ane baca ini di detik.com, ane kaget juga gan. Kasus penembakan di Lapas II B Sleman yang menyebabkan meninggalnya empat orang tahanan terkait kasus pengeroyokan seorang anggota Kopasus di Cafe Hugos, Selasa (19/3) lalu ini ternyata beritanya sudah tersebar luas sampai keluar negeri.

Seperti yang ditulis oleh detik.com diwebsitenya. Kasus ini sudah merambah sampai ke media internasional yaitu ABCnews dan Globalpost Amerika.

"Kelompok bersenjata tidak dikenal menyerang rumah tahanan dan menembak mati 4 tahanan yang sedang menunggu sidang atas kasus pembunuhan seorang prajurit," tulis ABCnews dalam artikelnya yang berjudul 'Gunmen shoot dead four Indonesian prisoners', Sabtu (23/3/2013) malam.

Dan juga berita ini tersebar diberbagai media negara lain seperti The Asahi Shimbun, Jepang; Global Times, China; Bernama, Malaysia; dan Times of India.

"Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djoko Suyanto telah memerintahkan Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Panglima TNI Laksamana Agus Sujartono untuk menangkap para pelaku dan membawa mereka ke pengadilan," tulis Global Times dalam artikelnya yang berjudul, '4 prisoners killed in prison attack in Indonesia'.

Saat ane lihat berita ini di detik.com. Ane sedih gan, karena menurut ane berita ini memalukan. Kasus pembunuhan ini terjadi di Lapas gan. Apalagi tersebar berita yang tidak mengenakkan yaitu pelaku penembakan itu adalah anggota Kopassus. Meskipun belum dapat dipastikan apakah benar atau tidak. Tetapi seolah-olah berita tersebut membuat image yang buruk tentang Kopassus dimata dunia.



Sumber : http://news.detik.com/read/2013/03/24/084956/2202080/10/penyerangan-lp-cebongan-membuat-sleman-mendunia?nd771104bcj

Friday, March 22, 2013

Suara BEEP Pada BIOS Komputer

Sesuai judul, Ane bakal bahas Suara BEEP yang terjadi di BIOS saat ane menyalakan komputer. Ini pengalaman yang ane alami sendiri gan. Waktu itu entah kenapa pas nyalain komputer keluar suara Beep, ada yang BEEP panjang sama ada yang BEEP pendek. Waktu itu ane pikir kaya suara morse (maklum gan waktu itu ane masih ga ngerti komputer, cuman bisa memakainya doang). Ane panik gan, soalnya itu komputer satu-satunya yang ane punya. Apalagi ane tergolong masih awam soal masalah komputer kaya gitu. Disitu ane dah pusing gan, sampe akhir nya ane pergi kewarnet buat search di Google masalah yang ane alamin.

Setelah sekian banyak ane search di Google. akhirnya ane nemuin arti dari suara BEEP di komputer ane. Berikut adalah hasil search ane di Google :


AMI BIOS :

  • 1x Beep : kegagalan refresh DRAM . Sistem mempunyai masalah mengakses memori untuk merefresh- nya.
  • 2x Beep : kegagalan rangkaian parity. Pada data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi dan koreksi error. Pekerjaan ini dilakukan oleh rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya masalah pada memori atau motherboard.

  • 3x Beep : kegagalan base memori 64K. Base memori 64 K adalah 64 KB memori yang pertama pada RAM. Kegagalan ini bias disebabkan oleh slot memori yang dikelompokkan dalam modul memiliki chip yang rusak. Hal ini berhubungan dengan kerusakan motherboard.

  • 4x Beep : kegagalan system timer. Kemungkinan ada kesalahan pada satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard.
  • 5x Beep : kegagalan prosesor. Dapat disebabkan oleh panas yang berlebih, atau karena prosesor tidak terpasang benar ke dalam socketnya. 6X: kegagalan keyboard controller/gate A20. Keyboard controller adalah chip pada motherboard yang mengendalikan keyboard Anda.
  • 7x Beep : Processor bermasalah (Processor Exception Interrupt Error), perlu diganti.
  • Beep 8 x – Graphic Card (VGA) rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot. Solusinya sama dengan masalah RAM di atas.
  • Beep 9 x – BIOS/Motherboard bermasalah (ROM checksum Error ). Perlu mengganti chipset BIOS atau motherboard.
  • Beep 10 x – Motherboard bermasalah (CMOS shutdown Read/Write error). Kemungkinan perlu penggantian motherboard.
  • Beep 11 x – Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard. Biasanya kalau baterai tidak terpasang dengan benar, seringkali dayanya sudah habis. Solusinya belikan baterai CMOS yang baru.
  
Award-BIOS

  • Beep 1x panjang terus menerus : RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar. 
  • Beep 1x panjang, 1x pendek : Ada masalah dengan RAM atau Motherboard 
  • Beep 1x panjang, 2x pendek : Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1x panjang, 3x pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar 
  • Beep 1x panjang, 9x pendek : Ada masalah dengan Bios / Bios rusak. Terus terang untuk kasus ini solusinya susah. Karena kita harus membelikan chipset BIOS baru yang spesifikasinya sama, dan itu sulit didapat. Beruntunglah jika Anda bisa mendapatkan chipset bekas kanibal.
  • Beep pendek tak terputus : Ada masalah dengan tegangan dari power supply unit (PSU). Jika komputer Anda mengalami masalah seperti ini, segera matikan komputer dan jangan mencoba menyalakan kembali karena beresiko kerusakan fisik (terbakarnya) komponen motherboard. Solusinya, belikan PSU yang baru.
Ada 2 kode beep utama untuk Award BIOS:
  • 1x beep panjang dan 2x beep pendek – Video error, VGA bermasalah. Periksa posisi VGA card. 
  • 2x beep pendek – Non-Fatal Error. Periksa posisi RAM dan kondisi komponen yang lain.

Phoenix-BIOS

Kode beep Phoenix – Award BIOS berupa serangkaian bunyi beep yang dipisahkan oleh pause. Contohnya: beep — beep beep — beep — beep beep artinya 1-2-1-2

  • Beep 1 – 1 – 4 – BIOS mengalami kerusakan. 
  • Beep 1 – 2 – 1 – Motherboard rusak. 
  • Beep 1 – 3 – 1 – Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar. 
  • Beep 3 – 1 – 1 – Motherboard rusak 
  • Beep 3 – 3 – 4 – Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar. 
  • Beep 1 – 1 – 4 – 1 – Processor bermasalah (Cache Error) 
  • Beep 1 – 2 – 2 – 3 – Baterai CMOS minta diganti/BIOS bermasalah (BIOS ROM Checksum) 
  • Beep 1 – 3 – 1 – 1 – DRAM Refresh Test 
  • Beep 1 – 3 – 1 – 3 – Keyboard Controller Test 
  • Beep 1 – 3 – 4 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on address line xxxx). Cek memory 
  • Beep 1 – 3 – 4 – 3 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of low byte of memory bus) 
  • Beep 1 – 4 – 1 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of high byte of memory bus)
  • Beep 2 – 1 – 2 – 3 – ROM copyright notice 
  • Beep 2 – 2 – 3 – 1 – Test for unexpected interrupts
 
Nah dari keterangan arti BEEP diatas, ane jadi tau masalah komputer ane gan. Ternyata ada masalah di RAM ane. Dan karena kejadian inilah ane jadi hobi baca-baca artikel tentang isi dari sebuah komputer. Sekian curhat dari ane gan. Semoga info ini bermanfaat. Terimakasih




Sumber : - http://cawetbolong.blogspot.com/2009/08/arti-suara-bip-tit-pada-komputer-anda.html
               - http://ahlutfi.blogspot.com/2012/12/arti-kode-suara-beep-pada-bios-komputer.html


Friday, May 11, 2012

Tipe-Tipe Kepemimpinan & Teori Kepemimpinan

(32)

Dalam berorganisasi tentu kita mempunyai seorang pemimpin, dan tentunya mempunyai cara kepemimpinan yang khas. Berikut tipe-tipe kepemimpinan tersebut.

Tipe-Tipe Kepemimpinan

Pada umumnya para pemimpin dalam setiap organisasi dapat diklasifikasikan menjadi lima type utama yaitu sebagai berikut :

  1. Tipe pemimpin otokratis
  2. Tipe pemimpin militeristik
  3. Tipe pemimpin paternalistis
  4. Tipe pemimpin karismatis
  5. Tipe pomimpin demokratis

1. Tipe Pemimpin Otokratis
Tipe pemimpin ini menganggap bahwa pemimpin adalah merupakan suatu hak.
Ciri-ciri pemimpin tipe ini adalah sebagai berikut :
  • Menganggap bahwa organisasi adalah milik pribadi
  • Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi.
  • Menganggap bahwa bawahan adalah sebagai alat semata-mata
  • Tidak mau menerima kritik, saran dan pendapat dari orang lain karena dia menganggap dialah yang paling benar.Selalu bergantung pada kekuasaan formal
  • Dalam menggerakkan bawahan sering mempergunakan pendekatan (Approach) yang mengandung unsur paksaan dan ancaman.
Dari sifat-sifat yang dimiliki oleh tipe mimpinan otokratis tersebut di atas dapat diketahui bahwa tipe ini tidak menghargai hak-hak dari manusia, karena tipe ini tidak dapat dipakai dalam organisasi modern.

2. Tipe Kepemimpinan Militeristis

Perlu diparhatikan terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dengan seorang pemimpin tipe militeristis tidak sama dengan pemimpin-pemimpin dalam organisasi militer. Artinya tidak semua pemimpin dalam militer adalah bertipe militeristis.
Seorang pemimpin yang bertipe militeristis mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :
  • Dalam menggerakkan bawahan untuk yang telah ditetapkan, perintah mencapai tujuan digunakan sebagai alat utama.
  • Dalam menggerakkan bawahan sangat suka menggunakan pangkat dan jabatannya.Sonang kepada formalitas yang berlebihan
  • Menuntut disiplin yang tinggi dan kepatuhan mutlak dari bawahan
  • Tidak mau menerima kritik dari bawahanMenggemari upacara-upacara untuk berbagai keadaan.
Dari sifat-sifat yang dimiliki oleh tipe pemimpin militeristis jelaslah bahwa ripe pemimpin seperti ini bukan merupakan pemimpin yang ideal.

3. Tipe Pemimpin Paternalistis
Tipe kepemimpinan fathornalistis, mempunyai ciri tertentu yaitu bersifat fathernal atau kepakan.ke Pemimpin seperti ini menggunakan pengaruh yang sifat kebapaan dalam menggerakkan bawahan mencapai tujuan. Kadang-kadang pendekatan yang dilakukan sifat terlalu sentimentil.
Sifat-sifat umum dari tipe pemimpin paternalistis dapat dikemukakan sebagai berikut:
  • Menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa.
  • Bersikap terlalu melindungi bawahanJarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan. Karena itu jarang dan pelimpahan wewenang.
  • Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya tuk mengembangkan inisyatif daya kreasi.
  • Sering menganggap dirinya maha tau.

Harus diakui bahwa dalam keadaan tertentu pemimpin seperti ini sangat diporlukan. Akan tetapi ditinjau dari segi sifar-sifar negatifnya pemimpin faternalistis kurang menunjukkan elemen kontinuitas terhadap organisasi yang dipimpinnya.

4. Tipe Kepemimpinan Karismatis
Sampai saat ini para ahli manajemen belum berhasil menamukan sebab-sebab mengapa seorang pemimin memiliki karisma. Yang diketahui ialah tipe pemimpin seperti ini mampunyai daya tarik yang amat besar, dan karenanya mempunyai pengikut yang sangat besar. Kebanyakan para pengikut menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin seperti ini, pengetahuan tentang faktor penyebab Karena kurangnya seorang pemimpin yang karismatis, maka sering hanya dikatakan bahwa pemimpin yang demikian diberkahi dengan kekuatan gaib (supernatural powers), perlu dikemukakan bahwa kekayaan, umur, kesehatan profil pendidikan dan sebagainya. Tidak dapat digunakan sebagai kriteria tipe pemimpin karismatis.

5. Tipe Kepemimpinan Demokratis
Dari semua tipe kepemimpinan yang ada, tipe kepemimpinan demokratis dianggap adalah tipe kepemimpinan yang terbaik. Hal ini disebabkan karena tipe kepemimpinan ini selalu mendahulukan kepentingan kelompok dibandingkan dengan kepentingan individu.
Beberapa ciri dari tipe kepemimpinan demokratis adalah sebagai berikut:
  • Dalam proses menggerakkan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah mahluk yang termulia di dunia.
  • Selalu berusaha menselaraskan kepentingan dan tujuan pribadi dengan kepentingan organisasi.
  • Senang menerima saran, pendapat dan bahkan dari kritik bawahannya.
  • Mentolerir bawahan yang membuat kesalahan dan berikan pendidikan kepada bawahan agar jangan berbuat kesalahan dengan tidak mengurangi daya kreativitas, inisyatif dan prakarsa dari bawahan.
  • Lebih menitik beratkan kerjasama dalam mencapai tujuan.
  • Selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya.
  • Berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin.

Dari sifat-sifat yang harus dimiliki oleh pemimpin tipe demokratis, jelaslah bahwa tidak mudah untuk menjadi pemimpin demokratis.

Teori Kepemimpinan

Beberapa teori telah dikemukakan para ahli majemen mengenai timbulnya seorang pemimpin. Teori yang satu berbeda dengan teori yang lainnya.
Di antara berbagai teori mengenai lahirnya paling pemimpin ada tiga di antaranya yang paling menonjol yaitu sebagai berikut :

1. Teori Genetie
Inti dari teori ini tersimpul dalam mengadakan "leaders are born and not made". bahwa penganut teori ini mengatakan bahwa seorang pemimpin akan karena ia telah dilahirkan dengan bakat pemimpin.Dalam keadaan bagaimana pun seorang ditempatkan pada suatu waktu ia akn menjadi pemimpin karena ia dilahirkan untuk itu. Artinya takdir telah menetapkan ia menjadi pemimpin.

2. Teori Sosial
Jika teori genetis mengatakan bahwa "leaders are born and not made", make penganut-penganut sosial mengatakan sebaliknya yaitu :
"Leaders are made and not born".
Penganut-penganut teori ini berpendapat bahwa setiap orang akan dapat menjadi pemimpin apabila diberi pendidikan dan kesempatan untuk itu.

3. Teori Ekologis
Teori ini merupakan penyempurnaan dari kedua teori genetis dan teori sosial. Penganut-ponganut teori ini berpendapat bahwa seseorang hanya dapat menjadi pemimpin yang baik apabila pada waktu lahirnya telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan, bakat mana kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pangalaman-pengalaman yang memungkinkannya untuk mengembangkan lebih lanjut bakat-bakat yang memang telah dimilikinya itu.

Teori ini menggabungkan segi-segi positif dari kedua teori genetis dan teori sosial dan dapat dikatakan teori yang paling baik dari teori-teori kepemimpinan.Namun demikian penyelidikan yang jauh yang lebih mendalam masih diperlukan untuk dapat mengatakan secara pasti apa faktor-faktor yang menyebabkan seseorang timbul sebagai pemimpin yang baik.

Sumber : http://mahardikhareza.blogspot.com/2011/05/tipe-tipe-teori-kepemimpinan.html

Organisasi Berorientasi Masa Depan

(31)


Organisasi Berorientasi Masa Depan


Dalam sautu penelitian kecil-kecilan yang penulis lakukan pada saat salah satu organisasi mahasiswa luar kampus menerima anggota baru dimana di luar dugaan ternyata minat mahasiswa sangat tinggi mendaftar sebagai calon anggota. Buru-buru mereka menjawab “mendaftar sebagai anggota organisasi anu”. Padahal saat itu ia baru mendaftar menjadi calon anggota. Karena bisa saja sautu saat nanti ia belum sampai pada tahap calon anggota sebab berbagai organisasi membuat persyaratan tertentu untuk menjadi anggota.
Tidak berbeda dengan organisasi dalam kampus. biasanya panitia membuka pendaftaran anggota baru dengan cara membuka stand untuk lebih memudahkan mereka yang mendaftar. Baru beberapa jam saja stand dibuka ratusan formulir sudah terjual bahkan panitia sempat kewalahan melayani pendaftar yang begitu banyak.
Sampailah pada proses diklat yang tentu saja jumlahnya tidak sebanyak yang mendaftar karena persyaratan sudah mulai diterapkan. Sebagaimana mental kebanyakan anggo arganiasasi, pada har-hari proses penjaringan,diklat hingga beberapa saat setelah menjadi anggota semangat berrorganiasi begitu terlihat. Seluruh kegiatan organiasi tidak ada yang terlewatkan. Kuliah pun hampir berantakan karena begitu sibuknya mengikuti nikmatnya berorganisasi.
Seiring berjalannya waktu sepertinya kejenuhan sudah mulai menghambat proses di organisasi yang sebetulnya belumlah cukup matang untuk dikatakan sebagai seorang aktivis. Lebih tidak pantas lagi bila ia kemana-mana selalu membangga-banggakan diri sebagai anggota organisasi tertentu.
Alasan yang terkadang sungguh sangat bermacam-macam itu pada akhirnya membuat ia tidak sempat lagi menggali lebih dalam sebuah organisasi. Ia tidak sempat lagi merasakan nikmatnya berorganisasi. Parahnya lagi ideologi organisasi tidak menyatu dengan jiwanya. Alasan yang terkadang karena terpaksa itu membuat ia merugi karena tidak sedikit waktu yang selama ini dihabiskan serta banyak tenaga yang terkuras akhirnya terbuang tanpa arti.
Hemat penulis, mahasiswa memang penuh dinamika. Rutinitas memang tidak selalu beranjak. Mahasiswa selalu datang dan pergi. Sebanyak yang datang sebanyak itu pula mahasiswa baru yang bermunculan. Banyak yang berhasil namun tidak sedikit pula yang merugi.
Mahasiswa selayaknya harus berorganisasi. Satu sisi mahasiswa punya pengatahuan spesipik, namun juga ada kekuatan ilmu yang universal. Artinya tidaklah cukup dengan hanya kuliah semata, namun harus juga menjadi aktivis. Keduanya harus berjalan seimbang. Manjadi aktivis, apalagi yang berkesempatan menjadi pemimpin, setidaknya ada celah untuk bagaimana mengaktualisasikan ilmu-ilmu yang di dapat dalam perkuliahan. Tidak jarang pula kesempatan ini akan terbuka setelah selesai kuliah. Dapatlah dibaca seorang pemimpin dan bagaimana mereka kuliah sebagai seorang aktivis.
       Walau dalam kondisi apapun, untuk beroroganisasi bagi mahasiswa tidak harus menjadi alternatif kedua sebagai sara mencari atau menimba ilmu. Organisai terkadang lebih penting dari bangku kuliah, namun tentu saja organisai tidak harus membuat kuliah menjadi hancur. Inilah yang terkadang perlu di renungkan oleh para aktivis. Artinya harus ada keseimbangan antara organisasi dengan kuliah. Harus ada penyeleksian waktu antara kesibukan organisasi dengan jadwal kuliah yang begitu padat.
Ada satu hal yang sangat ironis dan itu sangat kentara dalam sautu organisasi saat ini yaitu dimana hanya sedikit saja mereka yang menikmati organisasi. Ambil contoh bila melakukan seatu kegiatan. Sudah dapat diukur berapa persen dari anggota yang mampu bekerja sedang selebihnya hanya sebagai penonton saja. 
Ada dua kemungkinan yang menyebabkan seseorang gagal dalam satu organisasi. Pertama munculnya kejenuhan. Hal ini sangat sering terjadi karena hasrat manusia yang selalu ingin mencari sesuatu yang baru. Orang akan sulit lepas dari sesuatu bila ia meresa betul-betul membutuhkannya dalam hidup. Organisasi terkadang juga tidak memberi jaminan bila orientasi pergerakan tidak jelas. Ia terkadang juga seperti mahasiswa yang terkadang muncul kadang tenggelam.
Bukanlah suatu yang aneh ada seseorang yang punya sekian organisasi. Syukur kalau sempat membagi waktu untuk masing-masing organisasi tersebut. Celakanya kalau lompat dari satu organisasi kepada yang lain, ini akan membuat tidak sempurnanya bekal yang didapat dalam satu organisasi.
Organisai terkadang ikut menjawab masa depan kelak akan menjadi manusia seperti apa. kelebihan organisasi salah satunya adalah terbukanya kesempatan untuk bersentuhan dengan pihak luar serta terbukanya peluang untuk membangun jaringan dengan berbagai orang dari latar belakang yang tentu berbeda pula. Jauh berbeda dengan kuliah yang hanya duduk mendengarkan ceramah sang dosen. Kuliah terlebih pada jurusan-jurusan tertentu lebih banyak berbicara teori, namun kering praktek. Pada akhirnya akan menciptakan manusia yang gagap akan dunia nyata.
Untuk itu seorang mahasiswa selain perlu menentukan tujuan dan target yang akan dicapai untuk masuk organisasi tentunya juga perlu memilah-milah organisasi mana yang lebih memberikan arah pada masa depan. Berapa banyak organisasi terutama dalam kampus saat ini yang tidak jelas pergerakannya. Arah pergerakan cenderung mengikuti  angin yang tentu saja ada saat kencang dan tentu juga melambat, ada saat ke puncak namun akan kembali ke jurang paling bawah. Indikasinya jelas, ditunggangi orang atau kelompok tertentu.

Sumber :http://pandanganku.multiply.com

Karakteristik Pengambangan Organisasi

(30)

Karakteristik Pengambangan Organisasi

Karakteristik organisasi adalah perilaku dan tingkah laku suatu badan/institusi terhadap kondisi yang ada diluar institusi itu maupun didalam institusi itu sendiri, artinya dalam dunia bisnisnya selalu fokus kepada pelanggannya yang bukan hanya dari luar perusahaan itu tapi juga orang-orang di dalam perusahaan yang merupakan aset perusahaan itu sendiri. (Maksudnya Masih jarang sebuah institusi itu menganggap karyawannya berpotensi untuk jadi aset dan akhirnya kurang mendapat perhatian dari perusahan itu sendiri), jadi semua mengarah kepada mutu yg ditentukan oleh 2 hal seperti yg tertulis sebelumnya. 
 

Kerakteristik Organisasi yang efektiv adalah ; 
- Concern terhadap SDM dan memperlakukan SDM sebagai Asset yang berharga 
- Program Training dan Pengambangan terbuka seluas-luasnya 
- Program kompensasi terlaksana dengan baik 
- Tingkat perputaran SDM rendah 
- Top manajemen mempunyai komitmen dan mendukung terhadap perkembangan SDM 
- Semua Team turut berpartisipasi dalam membuat kebijakan organisasi 
 

Secara umum karakteristik pengembangan organisasi : 
 

1) Keputusan yang penuh pertimbangan maksudnya adalah suatu hasil yang diperoleh berdasarkan strategi yang telah direncanakan dalam rangka mewujudkan perubahan organisasional yang memiliki sasaran jelas berdasarkan diagnosa yang tepat tentang permasalahan yang dihadapi oleh organisasi. 
 

2) Diterapkan pada semua sub-sistem manusia baik individu, kelompok, dan organisasi maksudnya adalah menerapkan cara-cara baru yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja seluruh organisasi dan semua satuan kerja dalam organisasi. 
 

3) Menerima intervensi baik dari luar maupun dalam organisasi yang mempunyai kedudukan di luar mekanisme organisasi maksudnya adalah menerima segala bentuk campur tangan misalnya dalam bentuk pendapat, baik dari anggota yang termasuk dalam sebuah organisasi atau berbagai pihak dari luar organisasi. 
 

4) Kolaborasi maksudnya adalah kerjasama antara berbagai pihak yang akan terkena dampak perubahan yang akan terjadi. 
 

5) Teori sebagai alat analisis maksudnya adalah menggunakan pengertian yang disebutkan secara tertulis lalu diterapkan sebagai alat analisis untuk mendapatkan suatu hasil yang memuaskan dari suatu pengembangan organisasi. 
 

6) Mengutamakan potensi manusia maksudnya adalah mengandung nilai humanistik dimana pengembangan potensi manusia menjadi bagian terpenting. 
 

7) Interaksi dan Interpendensi maksudnya adalah menggunakan pendekatan komitmen sehingga selalu memperhitungkan pentingnya interaksi, interaksi dan interdependensi antara berbagai satuan kerja sebagai bagian integral di suasana yang utuh. 
 

8) Pendekatan Ilmiah maksudnya adalah menggunakan pendekatan ilmiah dalam upaya meningkatkan efektivitas organisasi.
Sumber : http://adhiitblues.blogspot.com/2012/04/karakteristik-pengambangan-oragnisasi.html

SEJARAH PERKEMBANGAN ORGANISASI

(29)

SEJARAH PERKEMBANGAN ORGANISASI

Sejarah Pengembangan Organisasi sangat erat hubungannya dengan teori organisasi. Teori Organisasi meliputi teori organisasi klasik, teori organisasi neoklasik, dan teori organisasi modern.

2.2.1 Teori Organisasi Klasik
Teori klasik (classical theory) kadang-kadang disebut juga teori tradisional yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800( abad 18).
Dalam teori ini, organisasi secar umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai organisasi yang sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku dan tidak mengandung kreatifitas. Dalam teori ini organisasi didefinisikan sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain bila orang-orang bekerja sama.
Teori Klasik berkembang dalam 3 aliran yaitu: teori birokrasi, teori administrasi, dan manajemen ilmiah.

I. Teori Birokrasi
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic dan Spirit of Capitalism”.
Karakteristik-karakteristik birokrasi menurut Max Weber:
1. Pembagian Kerja yang jelas.
2. Hirarki wewenang yang dirumuskan secara baik
3. Program rasional dalam mencapai tujuan organisasi
4. Sistem prosedur bagi penanganan situasi kerja
5. Sistem aturan yang mencakup Hak dan Kewajiban posisi para pemegang jabatan
6. Hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal.

II. Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
Henri Fayol mengemukakan dan mambahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori ini yaitu:
- Pembagian Kerja / Division of Work
- Wewenang dan Tanggung jawab
- Disiplin
- Kesatuan perintah
- Kesatuan pengarahan
- Mendahulukan kepentingan umum dari pada pribadi
- Balas jasa
- Sentralisasi
- Rantai scalar
- Aturan
- Keadilan
- Kelanggengan personalia
- Inisiatif
- Semangat korps

III. Manajemen Ilmiah
Manajemen Ilmiah dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor tahun 1900. Ada beberapa pendapat tentang manajemen ilmiah, salah satunya adalah mengatakan manajemen ilmiah merupakan penerapan metode ilmiah pada studi, analisa, dan pemecahan masalah-masalah organisasi.
Taylor mengemukakan empat kaidah dasar manajemen yang harus dilaksanakan dalam organisasi perusahaan, yaitu:
o Menggantikan metoda-metoda kerja dalam praktek dengan berbagai metoda yang dikembangkan atas dasar ilmu pengetahuan tentang kerja yang ilmiah dan benar.
o Mengadakan seleksi, latihan-latihan dan pengembangan para karyawan secara ilmiah.
o Pengembangan ilmu kerja serta seleksi, latihan dan pengembangan secara ilmiah harus diintegrasikan.
o Untuk mecapai manfaat manajemen ilmiah, perlu dikembangkan semangat dan mental para karyawan.
Teori organisasi klasik sepenuhnya hanya menguraikan anatomi organisasi formal. Dalam organisasi formal ada empat unsure pokok yang selalu muncul, yaitu:
  •  System Kegiatan yang terkoordinasi
  •  Kelompok orang
  •  Kerjasama
  •  Kekuasaan dan kepemimpinan
Menurut para pengikut aliran teori klasik, adanya suatu organisasi formal sangat tergantung pada empat kondisi pokok, yaitu:
  •  Kekuasaan
  •  Saling melayani
  •  Doktrin
  •  Disiplin
2.2.2 Teori Organisasi Neoklasik
Teori Neoklasik secara sederhana dikenal sebagai aliran hubungan manusiawi(The Human Relation Movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya. Perkembangan teori neoklasik dimulai dengan inspirasi percobaan-percobaan yang dilakukan di Howthorne dan dari tulisan Huga Munsterberg.
Percobaan-percobaan ini dilakukan dari tahun 1924 sampai 1932 yang menandai permulaan perkembangan teori hubungan manusiawi dan merupakan kristalisasi teori neoklasik. Pada akhirnya percobaan Howthorne menunjukkan bagaimana kegiatan kelompok-kelompok kerja kohesif sangat berpengaruh pada operasi organisasi.
Dalam hal pembagian kerja, teori neoklasik mengemukakan perlunya hal-hal sebagai berikut:
  •  Partisipai
  •  Perluasan kerja
  •  Manajemen bottom-up
2.2.3 Teori Organisasi Modern
Teori modern biasanya disebut juga sebagai analisa sistem pada organisasi. Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan sistem terbuka.
Teori modern dikembangkan tahun 1950, dalam banyak hal yang mendalam teori modern dengan klasik berbeda, perbedaan tersebut diantaranya:
 Teori Klasik memusatkan pandangannya pada analisa dan deskripsi organisasi, membicarakan konsep koordinasi, scalar dan vertikal.
 Teori Modern menekankan pada perpaduan dan perancangan menjadikan pemenuhan suatu kebutuhan yang menyeluruh, lebih dinamis dan lebih banyak variabel yang dipertimbangkan.
Teori Modern menunjukkan tiga kegiatan proses hubungan universal yang selalu muncul pada sistem manusia dalam perilakunya berorganisasi, yaitu:
  •  Komunikasi
  •  Konsep keseimbangan
  •  Proses pengambilan keputusan
Tujuan Perkembangan Organisasi ;
1. Menciptakan keharmonisan hubungan kejra antara pimpinan dengan staf anggota
organisasi.
2. Menciptakan kemampuan memecahkan persoalan organisasi secara lebih terbuka
3. Menciptakan keterbukaan dalam berkomunikasi.
4. Merupakan semangat kerja para anggota organisasi dan kemampuan
mengendalikan diri.

Sumber : http://panksgatsred.blogspot.com/2009/12/sejarah-perkembangan-organisasi.html

Tujuan Dan Sifat Pengembangan Organisasi

(28)

Tujuan Dan Sifat Pengembangan Organisasi

Tujuan Pengembangan Organisasi ;
1. Menciptakan keharmonisan hubungan kejra antara pimpinan dengan staf anggota organisasi
2. Menciptakan kemampuan memecahkan persoalan organisasi secara lebih terbuka
3. Menciptakan keterbukaan dalam berkomunikasi
4. Merupakan semangat kerja para anggota organisasi dan kemampuan mengendalikan diri
Sifat-sifat dasar Pengembangan Organisasi :
1. Pengembangan Organisasi merupakan suatu strategi terencana dalam mewujudkan perubahan organisasional, perubahan yang dimaksud harus mempunyai sasaran yang jelas dan didasarkan pada suatu diagnosis yang tepat mengenai permasalahan yang dihadapi oleh organisasi.
2. Pengembangan Organisasi harus berupa kolaborasi antara berbagai pihak yang akan mengalami dampak perubahan yang akan terjadi, keterlibatan dan partisipasi para anggota organisasi harus mendapat perhatian.
3. Program Pengembangan Organisasi menekankan cara-cara baru yang diperlukan guna meningkatkan kinerja seluruh anggota organisasi.
4. Pengembangan Organisasi mengandung nilai-nilai humanistic dalam arti bahwa dalam meningkatkan efektifitas organisasi, potensi manusia harus menjadi bagian yang penting.
5. Pengembangan Organisasi menggunakan pendekatan kesisteman yang berarti selalu memperhitungkan pentingnya inter relasi, interaksi dan inter dependensi.
6. Pengembangan Organisasi menggunakan pendekatan ilmiah untuk mencapai efektivitas organisasi