Monday, October 28, 2013

Wawancara Usaha Kecil Menengah (UKM)



Kali ini saya akan mempostingkan hasil wawancara dari sebuah pemilik Usaha Kecil Menengah Toko Butik yang berada di perumahan saya sendiri. Dalam wawancara ini saya memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar aktivitas yang dilakukan. Berikut adalah pertanyaan yang saya berikan :


1.      Kenapa memilih butik untuk dijadikan sebuah usaha ?
Jawab : Saya memilih butik karena memang dari dulu saya hobi menggambar pakaian dan juga saya rasa punya keahlian dalam menjahit dan bisa membuat pakaian.

2.      Kira-kira berapa modal awal untuk membuat usaha ini ?
Jawab : kira-kira 5 jt-an. Modal ini untuk membeli bahan mentah dari pakaian dan juga membeli peralatan jahit lainnya selain mesin jahit, karena saya sudah punya satu mesin jahit sendiri, dan keperluan lainnya pastinya.

3.      Bagaimana cara pemasarannya?
Jawab : Dulu saya langsung mendatangi rumah-rumah tetangga memperlihatkan pakaian hasil buatan tangan sendiri.  Dari situlah banyak tetangga yang memesan pakaian dari saya. Dan juga pakaian yang saya buat tersebar dari mulut ke mulut.

4.      Bagaimana sistem pembeliannya dan pembayarannya?
Jawab : Pembeli harus memesan terlebih dahulu. Kami akan mengukur ukuran badan dari pembeli dan kemudian kami membuatnya. Untuk pembayarannya kami meminta DP sebesar 50% dan sisanya akan kami tagih saat pakaian sudah diterima pembeli.

5.      Bagaimana dengan pencatatan setiap transaksinya ?
Jawab : Saya mencatatnya semuanya mulai dari pembelian bahan sampai data penjualan manual menggunakan buku biasa dan juga buku transaksi lainnya seperti kwitansi.

6.      Ke mana saja aliran dana dari keuntungan yang didapat ?
Jawab : Pastinya kembali kemodal, dan juga untuk pembayaran gaji pegawai, dan beberapa dipakai untuk keperluan pribadi.

7.      Bagaimana dengan usaha Ibu sekarang ini ?
Jawab : Alhamdulillah sekarang saya sudah banyak pembelinya. Dan juga sekarang saya sudah mempunyai beberapa pegawai.

Itulah hasil dari wawancara saya dengan pemilik Usaha Kecil Menengah butik di perumahan saya. Sedikit saran dari saya, mungkin untuk pemasarannya lebih ditingkatkan lagi, seperti bisa menggunakan internet untuk mempromosikan pakaian yang ditawarkan dan juga untuk memajukan usaha. Untuk sistem pembukuannya juga bisa ditingkatkan dengan meggunakan prinsip SIA agar dapat penjelasan lebih detail tentang aktivitas-aktivitas yang dilakukan. Sekian dari saya, semoga postingan diatas bermafaat bagi kita semua. Terima Kasih

No comments:

Post a Comment